Sabtu, 11 Februari 2012

bahasa indonesia


MAKALAH
Kemampuan Membaca dan Menulis

Diajukan untuk memenuhi dan melengkapi  tugas-tugas mata kuliah
Bahasa Indonesia


Disusun Oleh :
Ahmad Hidayat


FAKULTAS SYARIAH
IAIN SYEKH NURJATI CIREBON
OKTOBER,2011


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
      Membaca dan menulis merupakan bagian dari empat kemampuan bahasa pokok. Dewasa ini kemampuan membaca dan menulis masih banyak mengalami kekurangan, khususnya dikalangan para pelajar dan mahasiswa. Hal tersebut disebabkan kurang adanya latihan, kurang mengerti akan suatu bacaan, dan kurangnya kosa kata dalam memahami bacaan, serta sering mengulang-ngulang kesalahan dalam membaca. Dalam makalah ini akan kami bahas mengenai kemampuan membaca dan menulis yang baik.

1.2 Rumusan Masalah
      Dengan mengacu pada latarbelakang di atas, maka kami membuat rumusan masalah sebagai berikut :
  • Bagaimana kemampuan membaca yang efektif dan efisien ?
  • Bagaimana menulis cara yang baik ?
1.3 Tujuan
      Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
  • Menjelaskan kemempuan membaca yang efektif dan efisien
  • Memaparkan cara-cara menulis yang baik

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Kemampuan Membaca
      Kemampuan membaca erat kaitanya dengan kecepatan membaca. Jika kecepatan membaca adalah jumlah kata per menit, tapi harus dibarengi oleh pemahaman isi. Di samping itu, kecepatan membaca juga mengandung berbagai implikasi seperti tujuan membaca, teknik-teknik membaca,dan pemahaman. Jadi kemampuan membaca adalah kecepatan membaca dan pemahaman isi secara keseluruhan.[1] Kemampuan membaca dapat kita tingkatkan dengan penguasaan teknik-teknik membaca efisien dan efektif, diantaranya adalah : Teknik SQ3R, Teknik Skimming, dan Teknik Scanning. Berikut penjelasannya.

1.      Teknik Membaca SQ3R
SQ3R meliputi tahapan berikut:
A.  Survey
      merupakan proses persiapan dengan cara melihat secara sekilas isi buku   mulai dari judul utama, sub judul, cover buku belakang yang menjelaskan secara ringkas topik yang dibahas. Servey yang sukses akan menghasilkan gambaran umum tentang isi buku sekaligus memberikan pemahaman yang kuat. Ini merupakan modal penting untuk membantu kemampuan membaca cepat secara keseluruhan disamping tingkat pemahaman yang tinggi.[2]
B. Question
      Proses inilah yang nantinya akan membantu terjadinya membaca secara aktif. Lewat cara ini, pembaca tidak sekedar “menurut” dengan apa yang disampaikan penulis melainkan turut melakukan analisa, maupun argumentasi terhadap isi buku.[3]
C. Read     
     Dengan adanya persiapan sebelum membaca, maka proses baca keseluruhan isi dapat dilakukan dengan kecepatan tinggi. Hal ini dibantu karena pembaca telah mengenali ide pokok dan strukturnya. Proses pembacaan keseluruhan ini dapat dilakukan dengan break di tiap akhir bab untuk kemudian melakukan review.
D. Recite
     Proses resitasi atau melakukan refleksi atas bahan bacaan dapat kita lakukan setelah mengakhiri satu bab. Langkah ini dilakukan untuk menguji pemahaman atas apa yang telah dibaca. Proses ini menceritakan ulang pokok pikiran yang dibahas dalam sebuah buku dengan gaya bahasa kita sendiri.[4]
     Proses retisasi ini sangat bermanfaat terutama ketika membaca buku-buku perkuliahan yang wajib kita kuasai. Proses ini bukan menghafal melainkan berusaha memahami dengan bahasa sendiri apa yang telah dibaca.

E. Review
    Proses review dilakukan setelah proses membaca selesai agar apa yang dibaca tidak hanya masuk dalam memori jangka pendek melainkan masuk ke memori jangka panjang. Dengan demikian, kapanpun kita perlu mengingat kembali materi bacaan tersebut tinggal melakukan proses pemanggilan dari memori jangka panjang.

2.  Teknik Membaca Skimming
     Skimming dilakukan untuk mrlakukan pembacaan cepat secara umum dalam suatu bahan bacaan. Dalam skimming proses membaca dilakukan secara melompat-lompat dengan melihat pokok-pokok pikiran utama dalam bahan bacaan sambil memahami tema besarnya.
   
     Skimming dilakukan dengan cara membaca judul bab, sub bab, dan beberapa alinea pertama dalam setiap babnya. Fungsi skimming adalah mendapatkan ide utama tentang pokok bacaan, bukan detailnya. Jadi skimming dapat dikatakan berhasil jika kita bisa mendapatkan ide pokok dan bisa membayangkan apa yang dibahas dalam keseluruhan isi buku secara umum.[5]

3. Teknik Membaca Scanning
     Scanning adalah salah satu metode membaca untuk mendapatkan sebuah informasi penting dalam sebuah buku, koran, majalah dengan cara tidak membaca yang lain melainkan langsung kepada inti permasalahan yang dibutuhkan. Usaha yang dicari itu cepat dilakukan dan cepat. Perlu diingat bahwa pengertian scanning adalah mencari informasi khusus, jadi sebelum mencari kita telah mengetahui terlebih dahulu apa yang kita butuhkan. 

2.2 Faktor-Faktor  Penentu Kemampuan Membaca
    Telah dikemukakan bahwa kemampuan membaca ialah kecepatan membaca dan pemahaman isi. Dan kemampuan membaca ditentukan oleh faktor pokok sebagai berikut :
1. Kompetensi Kebahasaan
    Penguasaan bahasa secara keseluruhan, terutama tata bahasa dan kosa kata, ejaan dan tanda baca. Hal ini memegang peranan penting, leh karena itu bagian tata bahasa harus dikuasai benar-benar.
2. Kemampuan Mata
    Mata memiliki peranan penting dalam membaca. Peranan yang dimaksud ialah menerima stimulus dari bacaan dan meneruskannya ke otak untuk diproses. Kemampuan mata melakukan gerakan-gerakan membaca yang efisien, seperti fiksasi (pemusatan pengelihatan).[6]

3. Fleksabilitas Membaca
    Kemampuan menyesuaikan strategi membaca dengan kondisi baca. Yang dimaksud strategi membaca ialah teknik-teknik dalam membaca, kecepatan membaca dan gaya bahasa ( santai,serius, konsentrasi). Dan kondisi baca ialah tujuan membaca materi bacaan.[7]
4. Kebiasaan Membaca
    kebiasaan membaca yaitu suatu minat (keinganan, kemauaan, dan motivasi) dan ketrampilan membaca yang baik dan efisien, yang telah berkembang dan membudaya secara maksimal dalam diri seseorang.

     Jika faktor-faktor tersebut di atas telah dipahami dan dikuasai oleh seseorang ,maka akan memiliki kemampuan membaca yang maksimal.

2.3 Mengukur Kemampuan Membaca
      Karena kemampuan membaca adalah kecepatan membaca dan pemahaman isi. Pada umumnya, kecepatan membaca diukur dengan jumlah kata yang dapat dibaca per menit, dan pemahaman diukur dengan persentasi dari jawaban yang benar dengan isi bacaan. Tapi hasil pengukuran kedua aspek ini harus diintegrasikan agar dapat menunjukan kemampuan membaca secara keseluruhan.[8]  
      Misalnya, jika yang dapat and abaca per menit adalah 200 kata, dan jawaban yang benar atas pertanyaan-pertanyaan atas isi bacaan itu adalah 60%, maka kemampuan membaca anda adalah 200X60% = 120 kata per menit (ktm).[9]

2.4 Ketrampilan menulis
      Menulis merupakan suatu kegiatan dengan mengeluarkan imajinasi dan berbagai ide dalam pikiran kita ke dalam sebuah tulisan. Dalam proses menulis yang baik harus sesuai dengan peraturan penulisan yang baik. Peraturan penulisan tersebut antara lain, sebagai berikut :

A.  Memilih dan Menentukan Tema
      Sudah kita ketahui bahwa tema itu adalah suatu kata singkat yang mendasari sebuah tulisan. Cara menentukan tema ada dua cara, yang pertama, kita tentukan tema tulisan berdasarkan pengalaman, pengetahuan dan ketrampilan yang sudah kita miliki. yang kedua, melihat terlebih dahulu siapa yang akan menjadi pembaca.[10]
B.  Membuat Kerangka Tulisan
      Kerangka, seperti namanya adalah sebuah bentukan belum sempurna sebuah benda yang akan berproses menjadi lebih sempurna setelah diolah sedemikian rupa. Sebuah kerangka tulisan tidak bisa menjelaskan secara gamblang keseluruhan tulisan, namun dapat digunakan sebagai pemandu untuk menuliskan semua hal yang tercakup dalam kerangka tersebut. Dengan adanya kerangka tulisan, maka penulis akan mudah untuk mengontrol tulisan yang sesuai dengan ide semula.[11]
       Membuat kerangka tulisan tidaklah sulit, meskipun juga bukan hal yang mudah. Pada intinya, kerangka tulisan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu :
§  Pengantar / Pendahuluan
§  Isi Tulisan
§  Pembahasan dan Kesimpulan

C.  Mengembangkan Kerangka Tulisan
      Dalam mengembangkan suatu kerangka tulisan itu semua tengantung pada kita selaku penulis. Dalam makalah ini saya hanya akan memberikan  penjelasan tentang bagian-bagian kerangka tulisan yang sudah dipaparkan di atas.
1.  Pengantar
     Fungsi pengantar adalah memberikan penjelasan tentang sebuah masalah sesuai ide awal penulisan. Bagian ini biasanya dianggapsebagai bagian yang paling sulit, karena bagian inilah yang menentukan menarik tidaknya karya tulis kita.[12]
2.   Isi Tulisan
      Bagian ini mengandung penjabaran lebih lanjut dari hal-hal yang sudah dituliskan pada pengantar.
3.   Pembahasan
      Bagian ini berisi argument kita untuk menjelaskan hal-hal yang dipermasalahkan dan dibahas. Dalam bagian ini, kita dapat memberikan pandangan-pandangan atau ide kita berdasarkan hasil yang sudah kita peroleh.
4.   Kesimpulan
      Kesimpulan digunakan untuk menjelaskan secara singkat pokok dari karya tulis. Kesimpulan tidak perlu panjang lebar, namun singkat, padat, dan jelas.
      
      Setelah membaca makalah ini, semoga pemahaman kite terhadap kemampuan membaca dan menulis kita akan lebih baik lagi. Dan kita lebih termotivasi untuk mengembangkan kemampuan membaca dan menulis dalam diri kita..
  

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
      Kemampuan membaca adalah kecepatan membaca dan pemahaman isi secara keseluruhan. Dimana kecepatan membaca adalah jumlah kata per menit, yang harus dibarengi oleh pemahaman isi. Beberapa faktor yang dapat menentukan kemampuan membaca kita adalah kompetensi kebahasaan, kemampuan mata, fleksibilitas membaca, dan kebisaan membaca. Kemampuan membaca kita dapat ditingkatkan dengan menggunakan beberapa teknik membaca, seperti: teknik membaca SQ3R, teknik membaca skimming, dan teknik membaca scanning .
Dalam ketrampilan menulis yang baik kita harus memperhatikan aturan-aturan yang telah ditentukan dalam menulis, seperti: menentukan dan memilih tema, membuat kerangka tulisan, dan mengembangkan kerangka tulisan dengan baik dan benar. Hal ini dimaksudkan agar karya tulis yang kita buat sesuai dengan alur dan ide semula. Terima kasih


Daftar Pustaka


________.2011.Succes Guide;Panduan Sukses Belajar di Perguruan Tinggi.                                              Cirebon:IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Tampubolon,DP.1990. Kemampuan Membaca; Teknik Membaca Efektif dan Efisien.Bandung:ANGKASA


[1] D.P.Tampubolon, Kemampuan Membaca, Bandung: Angkasa,. h.7
[2] IAIN Syekh Nurjati Cirebon,.Succes Guide-Panduan Sukses Belajar di Perguruan Tinggi,.h.36
[3] Ibid,.h.37
[4] Ibid,.h.38-39
[5] IAIN Syekh Nurjati Cirebon,Succes Guide,.Op,Cit,.h.40
[6] D.P Tampubolon, Kemampuan Membaca,.Op,Cit,.h. 241
[7] Ibid,.h.243
[8] Ibid,.h.245
[9] D.P Tampubolon, Kemampuan Membaca,.Op,Cit,.h. 11

[10] IAIN Syekh Nurjati Cirebon,Succes Guide,.Op,Cit,.h.66

[11] Ibid.,h.67
[12] Ibid., h.68

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar